Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2016

CERPEN SMA

Merdu Matahari mulai mengintip dari ufuk timur. Sinarnya yang cekatan menyusup diantara celah bangunan besar di timur lapangan. Perlahan, pipi kiriku terasa hangat, diterpa lembut oleh pancaran sang surya. Ya, hari ini sama seperti sebelumnya, dimana para siswa berkumpul di lapangan mengikuti kegiatan pagi sebelum masuk ke kelas masing-masing. “aw, pipiku serasa terbakar. Mungkin sekarang wajahku sudah belang karena sinar ini hanya menerpa pipi kiriku” omel teman karibku, Radha.             Ia memang salah satu perempuan ter-cerewet yang aku kenal. Keberadaan tahi lalat di pinggir bibirnya semakin menegaskan bahwa ia cerewet dari lahir. “udahlah tahan sebentar lagi” pintaku padanya. Aku, Lala Amalia, siswa kelas XI bahasa yang bisa di bilang biasa saja. Aku tidak memiliki kelebihan yang patut dibanggakan, ya walau aku bisa menyanyi sih . Bahkan, itupun tidak bisa ku katakana sebagai kelebihanku karena banyak orang juga bi...