TUGAS BIOLOGI
well, memasuki masa SMA memang harus beradaptasi dengan berbagai tugas yang menunggu untuk dikerjakan. jadi aku bakal share salah satu tugas ku yang sudah di nilai. COPAS boleh aja asalkan kalian bisa ngerti sama materi di dalamnya.
PENGARUH CAHAYA TERHADAP PERTUMBUHAN BIJI KACANG HIJAU
















MAAF UNTUK DAFTAR PUSTAKA SAYA TIDAK BISA POSTING KARENA DATANYA HILANG :(
PENGARUH CAHAYA TERHADAP PERTUMBUHAN BIJI KACANG HIJAU
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Suatu
benda dapat dikategorikan sebagai makhluk hidup jika memenuhi ciri - ciri pada
umumnya, seperti bernafas, memerlukan makanan, tumbuh, berkembang,
bereproduksi, menanggapi rangsang, mengeluarkan zat sisa, dan yang lainnya.
Seperti halnya tumbuhan yang memiliki ciri - ciri di atas. Salah satu ciri tumbuhan adalah mengalami pertumbuhan
dan perkembangan. Pertumbuhan pada tanaman dapat dilihat dari makin besarnya
suatu tanaman yang disebabkan oleh jumlah sel yang bertambah banyak dan
bertambah besar dan bersifat tidak dapat balik
(irreversible). Selain tumbuh, tanaman juga mengalami perkembangan.
Perkembangan adalah peristiwa biologis menuju kedewasaan tidak dapat dinyatakan
dengan ukuran tetapi dengan perubahan bentuk tubuh (metamorfosis) dan tingkat
kedewasaan.
Produsen
terbesar di muka bumi ini adalah tumbuhan. Proses tersebut diawali dari
fotosintesis. Bermacam - macam faktor dapat mempengaruhinya, baik faktor
internal seperti gen dan hormon, serta faktor eksternal seperti cahaya, suhu,
kelembapan, air, dan nutrisi. Salah satu faktornya, yakni cahaya. Faktor yang
satu ini memiliki andil besar yang menentukan kondisi pertumbuhan tanaman itu
sendiri. Jika tidak mendapat sinar matahari yang cukup maka tanaman akan mengalami
etiolasi. Adapun pembahasan yang lebih lanjut akan kami cantumkan pada bagian
isi.
B. Rumusan Masalah
Rumusan masalah dari praktikum ini adalah sebagai berikut.
1.
Bagaimana pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan biji kacang hijau ?
2.
Bagaimanakah pengaruh cahaya terhadap arah
gerak tanaman?
3.
Bagaimana perbedaan kondisi tanaman yang
diletakkan pada tempat terang dan tempat gelap ?
4.
Apa sajakah faktor - faktor yang mempengaruhi
pertumbuhan tanaman pada dua tempat ?
C. Tujuan Praktikum
Tujuan dilakukannya praktikum ini adalah sebagai berikut.
1. Untuk memenuhi tugas biologi kelas X semester 1
2. Untuk mengetahui
pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan biji kacang hijau.
3. Mengetahui pengaruh cahaya terhadap arah gerak tanaman.
4. Mengetahui perbedaan kondisi tanaman yang diletakkan di dua
tempat
5. Mengetahui
faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan biji kacang hijau di dua tempat.
D. Manfaat Praktikum
Beberapa
manfaat yang bisa diperoleh dengan melakukan percobaan ini, yaitu :
1.
Kita dapat
mengetahui dan lebih memahami tentang pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
2.
Kita dapat
mempelajari faktor - faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman khususnya kacang
hijau.
Bab II
Tinjauan Pustaka
A. Landasan Teori
Ada 2 teori yang menjadi
landasan dalam praktikum, yakni :
1. Pengertian pertumbuhan dan perkembangan
Pertumbuhan dapat diartikan sebagai suatu proses
pertambahan ukuran atau volume serta jumlah sel secara irreversible, atau tidak
dapat kembali ke bentuk semula. Sedangkan Perkembangan adalah peristiwa
perubahan biologis menuju kedewasaanm tidak dapat dinyatakan dengan ukuran
tetapi dengan perubahan bentuk tubuh (metamorfosis) dan tingkat kedewasaan.
Pada proses pertumbuhan selalu terjadi peningkatan
volume dan bobot tubuh peningkatan jumlah sel dan protoplasma. Berbeda dengan
pertumbuhan, perkembangan bukan merupakan besaran sehingga tidak dapat diukur.
Perkembangan pada tumbuhan diawalai sejak terjadi fertilisasi. Calon Tumbuhan
akan berubah bentuk dari sebuah telur yang dibuahi menjadi zigot, embrio, dan
akhirnya menjadi sebatang pohon. Proses pertumbuhan dan perkembangan pada
tumbuhan diawali dengan aktivitas sintetis bahan mentah (bahan baku) berupa
molekul sederhana dan molekul kompleks. Tahapan yang dilalui selama
melangsungkan proses tersebut adalah sebagai berikut :
a. Tahap pembelahan sel, yaitu sel induk membelah menjadi beberapa sel anak.
b. Tahap pembentangan, yaitu pembesaran atau peningkatan volume sel anak.
Pada sel tumbuhan, peningkatan tersebut biasanya disebabkanoleh penyerapan air
kedalam vakuola.
c. Tahap pematangan, yaitu perkembangan sel anak yang telah mencapai ukuran tertentu menjadi bentuk khusus (terspesialisasi) melalui proses
diferensiasi. Pada akhirnya terbentuk jaringan, organ, dan individu.
2. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan
perkembangan tanaman :
a. Faktor Internal
Gen
Setiap jenis tumbuhan membawa gen untuk sifat-sifat tertentu, seperti
berbatang tinggi atau berbatang rendah. Tumbuhan yang
mengandung
gen ‘baik’ dan didukung oleh lingkungan yang sesuai akan.memperlihatkan
pertumbuhan yang baik.
Hormon
Hormon pada
tumbuhan juga memegang peranan penting dalam proses perkembangan dan
pertumbuhan.
Auksin : untuk membantu perpanjangan sel
Giberelin : untuk
pemanjangan dan pembelahan sel
Sitokinin
: untuk menggiatkan pembelahan sel
Etilen
: untuk mempercepat buah menjadi matang
Asam traumalin : untuk merangsang pembelahan sel di bagian
tumbuhan yang luka
Kalin :
Merangsang pembentukan organ tumbuhan sbb :
- Rizokalin
: Untuk pembentukan akar
- Aulokalin
: Untuk pembentukan batang
- Filokalin
: Untuk pembentukan daun
- Antokalin : Untuk pembentukan bunga
b. Faktor Eksternal
Air
Fungsi air antara lain :
- Untuk Fotosintesis
- Mengaktifkan reaksi-reaksi enzim
- Membantu proses perkecambahan biji
- Menjaga (mempertahankan) kelembapan
- Untuk transpirasi
- Meningkatkan tekanan turgor sehingga merangsang
pemebelahan sel
- Menghilangkan asam asbisat
Suhu
/ Temperatur Lingkungan
Tinggi
rendah suhu menjadi salah satu faktor yang menentukan tumbuh kembang, reproduksi dan kelangsungan hidup dari tanaman. Suhu
yang baik bagi tumbuhan adalah antara 22°C-37°C. Temperatur yang lebih atau
kurang dari batas normal tersebut dapat mengakibatkan pertumbuhan yang lambat
atau berhenti.
Kelembaban
Udara
Kadar air dalam
udara dapat mempengaruhi pertumbuhan serta perkembangan tumbuhan. Tempat
yang lembab menguntungkan bagi tumbuhan di mana tumbuhan dapat mendapatkan air
lebih mudah serta berkurangnya penguapan yang akan berdampak pada pembentukan
sel yang lebih cepat.
Cahaya
Matahari
Sinar matahari
sangat dibutuhkan oleh tanaman untuk dapat melakukan fotosintesis (khususnya
tumbuhan hijau). Jika suatu tanaman kekurangan cahaya matahari, maka tanaman
itu bisa tampak pucat dan warna tanaman itu kekuning-kuningan (etiolasi). Pada
kecambah, justru sinar matahari dapat menghambat proses pertumbuhan.
Nutrien
Tumbuhan
memerlukan nutrien untuk kelangsungan hidupnya. Nutrien yang dibutuhkan dalam
jumlah banyak disebut unsur makro (makronutrien). Unsur makro misalnya karbon,
oksigen, hidrogen, nitrogen, sulfur, kalium, kalsium, fosfor, dan magnesium.
Sedangkan nutrien yang dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah sedikit disebut unsur
mikro (Mikronutrien).
Contoh unsur mikro adalah klor, besi, boron, mangan, seng, tembaga, dan
molibdenum.
Kekurangan
nutrien di tanah atau media tempat tumbuhan hidup menyebabakan tumbuhan
mengalami defisiensi. Defisiensi mengakibatkan tumbuhan menjadi tumbuh dan
berkembang dengan tidak sempurna.
Kelembapan
Kelembapan ada
kaitannya dengan laju transpirasi melalui daun, karena transpirasi akan terkait
dengan laju pengangkutan air dan unsur hara terlarut. Jika kondisi lembap dapat
dipertahankan, akan banyak air yang diserap dan lebih sedikit yang diuapkan.
Kondisi ini mendukung aktivitas pemanjangan sel sehingga sel-sel lebih cepat
mencapai ukuran maksimum dan tumbuhan membesar.
B. Hipotesis
1. Biji kacang hijau yang tumbuh di tempat gelap akan
tumbuh lebih lambat dibandingkan biji
kacang hijau yang tumbuh di tempat yang terkena matahari.
2.
Arah pertumbuhan biji kacang hijau mengikuti
arah datangnya sinar.
BAB III
METODE PRAKTIKUM
Metode
penelitian dilakukan dengan cara eksperimen, antara lain:
A. Alat dan Bahan
1. Alat-alat
a. Wadah pelastik (4 buah)

b. Kapas
secukupnya

c. Pensil, penghapus, penggaris, gunting
(masing-masing 1 buah)

d. Kardus
berbentuk kubus dan kardus yang sudah dilubangi.

2. Bahan-bahan
a. Kacang hijau secukupnya
b. Lidi
secukupnya

B. Langkah
Kerja
- Menyiapkan alat dan bahan yang
diperlukan.

- Merendam
kacang hijau yang akan ditanam selama 8 jam.

- Memasukkan
kapas yang sudah di basahi ke dalam wadah.

- Menanam
biji kacang hijau di masing-masing wadah.

- Menandai
masing-masing kacang hijau dengan lidi yang telah diberi label nomor.

- Menaruh
satu wadah di tempat terang.

- Menaruh
wadah lainnya di dalam kardus sebagai tempat gelap.

- Menaruh wadah di kardus yang
sudah di lubangi bagian sampingnya.
- Menaruh wadah di kardus yang
tidak bertutup
- Menyiram
biji-biji kacang hijau pada masing-masing toples dengan air secukupnya.
Penyiraman ini dilakukan dengan frekuensi 1 kali sehari.
- Mengukur
batang kacang hijau, ketika muncul daun pertama pada tumbuhan kacang
hijau.
- Memotret
setiap perkembangan pada tumbuhan kacang hijau.
BAB IV
HASIL
PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN
A. Tabel
Hasil Pengamatan
- Data
hasil pengamatan pertumbuhan biji kacang hijau di tempat gelap selama 5
hari
|
Tanaman
|
Hari Ke-
|
Keterangan
|
||||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
||
|
1
|
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
Gagal
|
|
2
|
0,5 cm
|
1,0 cm
|
4,5 cm
|
12,2 cm
|
18,3 cm
|
Berhasil
|
|
3
|
0,7 cm
|
2,1 cm
|
6,0 cm
|
16,3 cm
|
22,7 cm
|
Berhasil
|
- Data
hasil pengamatan pertumbuhan biji kacang hijau di tempat terang selama 5 hari
|
Tanaman
|
Hari Ke-
|
Keterangan
|
||||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
||
|
1
|
0,3 cm
|
1,0 cm
|
2,2 cm
|
7,5 cm
|
10,0 cm
|
Berhasil
|
|
2
|
0,2 cm
|
1,0 cm
|
2,1 cm
|
6,5 cm
|
9,9 cm
|
Berhasil
|
|
3
|
0,1 cm
|
0,8 cm
|
1,4 cm
|
2,0 cm
|
2,6 cm
|
Berhasil
|
B. Gambar
Hasil Pengamatan
a.
Hasil tumbuhan kacang hijau yang di
tanam di tempat gelap.

b.
Hasil tumbuhan kacang hijau yang di
tanam di tempat terang.

c. Hasil
tumbuhan kacang hijau yang ditanam di kardus berlubang samping

d.
Hasil tumbuhan kacang hijau yang di tanam di kardus tidak bertutup

C. Pertanyaan
1.
Bagaimana kecepatan pertumbuhan
kacang hijau di tempat gelap dan di tempat terang ?
2.
Mengapa daun tanaman kacang hijau
yang ditanam di tempat gelap warnanya lebih pucat, diameter batang kecil dan
lemah?
3.
Bagaimana dengan warna daun pada
tanaman kacang hijau yang ditanam di tempat terang jika dibandingkan daun
tanaman kacang hijau yang ditanam di tempat gelap?
4.
Secara umum tumbuhan yang hidup di
tempat gelap lebih tinggi dibandingkan tumbuhan yang ditanam ditempat terang.
Apakah istilah yang berkaitan dengan pertanyaan diatas ?
5.
Apakah yang akan terjadi
sesungguhnya, jika pertumbuhan tanaman kacang hijau di tempat gelap dilanjutkan
? Jelaskan jawabanmu !
6.
Rumuskan kesimpulanmu tentang
percobaan ini !
Jawaban :
1.
Kecepatan pertumbuhan kacang hijau
ditempat gelap lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan kacang hijau di
tempat terang. Tanaman kacang hijau di tempat gelap lebih tinggi, dari tanaman
kacang hijau di tempat terang, namun dengan kondisi pucat, kurus, dan daunnya
tidak berkembang. Sebaliknya, tanaman kacang hijau yang diletakkan di tempat
terang, tumbuh lebih lambat dengan kondisi relatif pendek, daun berkembang
baik, dan berwarna hijau.
2.
Daun tanaman kacang hijau yang
tumbuh ditempat gelap (tidak terkena cahaya) warnanya lebih pucat, diameter
batang kecil dan lemah. Hal ini terjadi karena tanaman yamg ditanam di tempat
yang tidak terkena cahaya, proses fotosintesis yang sangat memerlukan cahaya
itu akan terhambat. Proses fotosintesis adalah proses dasar tumbuhan
untuk menghasilkan makanan. Jika proses fotosintesis terhambat, ketersediaan
energi berkurang, maka tanaman yang dihasilkan pun mempunyai diameter yang
kecil, lemah, dan daunnya pucat karena kekurangan klorofil akibat tidak
tersedianya cahaya.
3.
Warna daun pada tanaman kacang hijau
yang di tanam di tempat terang berwarna hijau dan berkembang lebih baik
dibandingkan tanaman kacang hijau yang ditanam di tempat gelap. Hal ini terjadi
karena intensitas cahaya yang baik, tanaman memiliki cukup klorofil, sehingga
proses fotosintesis berlangsung secara maksimal.
4.
Secara umum tumbuhan yang hidup di
tempat gelap lebih tinggi dibandingkan tumbuhan yang hidup di tempat terang.
Istilah yang berkaitan dengan hal tersebut adalah Etiolasi. Etiolasi
adalah istilah bagi pertumbuhan tanaman yang tidak normal yang ditandai dengan
tanaman yang tumbuh sangat cepat, batang tinggi, kurus, dan lemah, serta
warna daun yang pucat (tidak berwarna hijau) dan tidak berkembang dengan baik.
5.
Jika pertumbuhan tanaman kacang
hijau di tempat gelap dilanjutkan, yang akan terjadi adalah tanaman akan
tumbuh semakin cepat, dan menghasilkan tanaman dengan batang yang tinggi,
pucat, lemah, dan daunnya tidak berkembang dengan baik atau dengan kata lain
terjadi Etiolasi. Hal ini disebabkan karena hormon auksin bekerja secara
maksimal. Hormon auksin adalah hormon yang berperan dalam pertumbuhan. Auksin
yang diedarkan ke seluruh bagian tumbuhan mempengaruhi pemanjangan, pembelahan,
dan diferensiasi. Pada tempat gelap, konsentrasi auksin lebih tinggi sehingga
sel akan memanjang lebih cepat dibandingkan kecepatan pemanjangan sel di daerah
yang lebih terang. Selain itu, Proses fotosintesis yang memerlukan cahaya
matahari, sangat menentukan kualitas tanaman yang baik. Jika di tempat
gelap, tidak terkena cahaya maka tanaman yang dihasilkan pun kurang baik,
karena proses fotosintesis terhambat.
6.
Kesimpulan dari praktikum ini adalah
Tanaman yang hidup di tempat gelap akan tumbuh lebih cepat, namun dengan
kondisi pucat, kurus dan daunnya tidak berkembang (Etiolasi) jika dibandingkan
dengan tanaman yang hidup ditempat terang dengan intensitas cahaya yang cukup,
menyebabkan tanaman dapat tumbuh dengan baik, sehat, segar, batang terlihat
gemuk, tidak pucat, dan memiliki cukup klorofil, meskipun membutuhkan waktu
yang relatif lama dari tanaman yang ditanam di tempat gelap.
D. Pembahasan
Jika dilihat tabel hasil pengamatan pada praktikum ini di dapatkan hasil yaitu:
Jika dilihat tabel hasil pengamatan pada praktikum ini di dapatkan hasil yaitu:
Ø Tanaman
satu dengan tanaman lainnya di dalam media tanam yang sama ada yang
pertumbuhannya lebih cepat dan ada yang lambat. Ini dikarenakan adanya
kompetisi antara tanaman kacang hijau satu dengan yang lainnya yang disebabkan
karena peletakkan biji satu yang berdekatan dengan biji lainnya pada saat
penanaman. Faktor gen juga sangat mempengaruhi hal tersebut, karena tidak semua
biji membawa gen yang ‘baik’ sehingga ada tanaman yang lebih cepat
pertumbuhannya dan ada juga yang lambat.
Ø Tanaman
yang ditanam di tempat gelap, terlihat tanaman kacang hijau tumbuh lebih
panjang daripada normalnya. Peristiwa itu terjadi karena pengaruh fitohormon,
terutama hormon auksin. Fungsi utama hormon auksin adalah sebagai pengatur
pembesaran sel dan memacu pemanjangan sel di daerah belakang meristem ujung.
Hormon auksin ini sangat peka terhadap cahaya matahari. Bila terkena cahaya
matahari, hormon ini akan terurai dan rusak. Pada keadaan yang gelap, hormon
auksin ini tidak terurai sehingga akan terus memacu pemanjangan batang.
Akibatnya, batang tanaman akan lebih panjang jika ditanam di tempat yang gelap,
tetapi dengan kondisi fisik tanaman yang kurang sehat, akar yang banyak dan
lebat, batang terlihat kurus tidak sehat, warna batang dan daun pucat serta
kekurangan klorofil sehingga daun berwarna kuning yang.
Ø Tanaman
ditanam di tempat terang, kacang hijau terlihat tumbuh lebih pendek
daripada yang ditanam di tempat gelap. Peristiwa itu juga terjadi karena
pengaruh fitohormon, terutama hormon auksin. Seperti yang telah dijelaskan di
atas, hormon auksin ini akan terurai dan rusak sehingga laju pertambahan tinggi
tanaman tidak terlalu cepat. Akibatnya, batang tanaman akan lebih pendek,
tetapi dengan kondisi fisik tanaman yang sehat, subur, batang terlihat gemuk,
daun terlihat segar dan berwarna hijau serta memiliki cukup klorofil.
Beberapa
faktor yang menyebabkan perbedaan pertumbuhan diantara tumbuhan-tumbuhan tersebut yaitu:
1).
Faktor Cahaya
Cahaya bermanfaat bagi tumbuhan terutama sebagai energi yang
nantinya digunakan untuk proses fotosintesis. Cahaya juga berperan dalam proses
pembentukan klorofil. Akan tetapi cahaya dapat bersifat sebagai penghambat
(inhibitor) pada proses pertumbuhan, hal ini terjadi karena cahaya dapat memacu
difusi auksin ke bagian yang tidak terkena cahaya. Sehingga, pada proses
perkecambahan yang diletakkan di tempat yang gelap akan menyebabkan terjadinya
etiolasi dimana kacang hijau tumbuh lebih panjang namun tidak subur
pertumbuhannya.
2).
Faktor Suhu
Suhu yang cukup (suhu ruangan) dapat mengoptimalkan kerja
hormon-hormon tumbuhan karena kerja enzim/hormon (faktor internal) tumbuhan
sangat dipengaruhi oleh suhu lingkungan. Semakin panas atau dingin suhu ruangan
maka hormon tumbuhan semakin tidak bekerja.
3).
Faktor Air dan Nutrisi
Air sangat diperlukan oleh tumbuhan sebagai media terjadinya
reaksi kimia, dan tanaman hijau yang kekurangan air lambat laun akan
layu.
BAB V
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Kekurangan cahaya matahari akan mengganggu proses fotosintesis dan pertumbuhan,
meskipun kebutuhan cahaya tergantung pada jenis tumbuhan. Selain itu,
kekurangan cahaya saat perkembangan berlangsung akan menimbulkan gejala
etiolasi, dimana batang kecambah akan tumbuh lebih cepat namun lemah dan
daunnya berukuran kecil, tipis dan berwarna pucat ( tidak hijau ). Gejala
etiolasi tersebut disebabkan oleh kurangnya cahaya atau tanaman berada di
tempat yang gelap. Cahaya juga dapat bersifat sebagai penghambat (inhibitor)
pada proses pertumbuhan, hal ini terjadi karena dapat memacu difusi auksin ke
bagian yang tidak terkena cahaya. Cahaya yang bersifat sebagai inhibitor
tersebut disebabkan oleh tidak adanya cahaya sehingga dapat memaksimalkan
fungsi auksin untuk penunjang sel – sel tumbuhan sebaliknya, tumbuhan yang
tumbuh ditempat terang menyebabkan tumbuhan – tumbuhan tumbuh lebih lambat
dengan kondisi relative pendek, lebih lebar, lebih hijau, tampak lebih segar
dan batang kecambah lebih kokoh. Jadi, cahaya sangat berpengaruh pada
pertumbuhan tanaman sehingga tanaman dapat tumbuh dengan sehat.
B.
Saran
Sebaiknya, jika kita ingin menanam tanaman diusahakan agar
tanaman mendapatkan cahaya yang cukup agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.
Tumbuhan yang segar memiliki daun yang hijau, batang yang kokoh, dan terlihat
segar.
Komentar
Posting Komentar